DESA WISATA & WISATA EDUKASI

Eksistensi desa wisata kedepan harus menjadi laboratorium hidup keberdayaan sosial-budaya masyarakat yg berwawasan lingkungan, yang menyimpan dan dapat menyuguhkan berbagai "value" dan "artefak" tentang kearifan lokal masyarakat berkelanjutan.

Dengan demikian akan banyak sekali "moral teaching" dan "philosphy value" yang tersedia, dalam menjadikan desa wisata sebagai media belajar paling efektif yang dikemas dalam kegiatan wisata edukasi yang berkualitas.

Menyambut adanya sistem merdeka belajar kedepan, yang memprioritaskan aktifitas belajar mengajar ditekankan pada "Experience Learning" di luar kelas.

Maka desa wisata harus menjadi ruang belajar yg paling ideal, dalam membangun mentalitas dan karakter produktif bagi peserta didik, khususnya para generasi muda bangsa masa depan yang cerdas dan berkarakter.


Husen Hutagalung

(Dosen Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Founder Berkarakter Empowerment & Owner studiwisata.com)

Komentar

  1. Artikel yang menarik, salam pak Husen. Mohon berkenan mampir juga ke blog saya www.haryhermawan.com

    BalasHapus
  2. Additive manufacturing is greatest for low volumes, complex designs, Panties Set and when pace is essential. Subtractive manufacturing, corresponding to milling and turning, creates objects by eradicating material from a block of solid material that's also often referred to as as|sometimes called} a 'blank'. The BigRep global on-line store, the place the entire range of filaments and printing equipment can be found.

    BalasHapus

Posting Komentar